Mungkin telah sekitar 8 bulan sejak pertama kali aku melihat dan bertemunya, Dia yang tiba2x datang dan masuk keruangan di mana tempat gw berada pada saat itu dan mampu merubah focus arah mata gw untuk melihatnya, ga pernah gw merasakan rasa pada saat pertama gw melihatnya. Hanya memang dia tampak sangat berbeda dari habitat tempat gw berada pada saat itu.
Hanya sekilas gw memandang dan melihatnya selanjutnya Dia pun terabaikan dari perhatian gw. Sampai pada saat waktu kebersamaan gw bersamanya di habitat yang terkadang menjemukan itu harus usai dan bubaran, dan ketika Dia bertanya dengan seseorang ku coba untuk beramah tamah dengannya tapi semua dia tampiskan dengan pergi meningalkan keadaan dan keramah tamahan gw untuk mencoba menjalin pertemanan. Sempat ngebatin hati ini memberikannya sumpah serapah, tapi semua hanya di dalam hati tidak teruncap di bibir, dan gw hanya menarik nafas panjang dan menghempaskan rasa kesal atas kesombongan perempuan itu.
Hingga berminggu – minggu atau mungkin kurang lebih 8 / 9 minggu sejak gw satu ruangan dengannya gw tetap tidak mengenalnya dan tidak tau namanya, dan gw pun tak pernah sadar akan kehadiran karena gw ga pernah perduli dengannya dan anehnya hal itu bukan hanya pada satu kegiatan dalam ruangan yang sama tapi 2 kegiatan yang memang kita mesti jalani bersama. Hingga tiba – tiba di siang hari yang cerah pada saat itu, tidak ada topan tidak ada badai Dia yang duduk di depan jauh dengan posisi ku, berpindah posisi menghampiri ku dan duduk tepat di sisi ku. Dengan ramah dan tersenyum berkata “boleh lihat bukunya ? “ sambil tersentak dan sedikit kaget kupindahkan buku yang berada di tangan kanan ku ke tangan kiri ku.
Setelah beberapa saat aku mengalami kebisuan akhirnya ku coba melihatnya, dalam hati berkata ini perempuan sisi manisnya di sebelah mana yak ? he ehe hehe… :-D . benaran dari semua sisi gw perhatiin ngak ada sisi yang bagus yang gw dapati. ?! kurang lebih satu jam berlalu dan ku mulai bertanya “kamu namanya siapa siyy ? “ dan dia pun menjawab dan memberikan namamya. Selanjutnya semua berjalan normal…hingga 2 minggu kemudian dia duduk tepat di depanku dan Dia mengeluarkan handphond hitamnya. Dan dengan gamblangnya gw langsung bertanya “ itu hp yak ? ada nomornya ga ? “ dia menjawab “ ga ada ? gw ga hafal ?! “ ohh .. ya sudah coba elo miss call gw aja no. gw 081511……. Dan dia pun menghubungi ku dan aku mendapatkan no telponnya. Selanjutnya tidak ada lagi pembicaraan hanya dia bertanya “besok masih ada pertemuan ga siyy ? “ masih ada gw jawab. Lalu usai semua kejadian itu dan kita semua bubar jalan.
@office 30 maret 2011


Tidak ada komentar:
Posting Komentar